IBADAH SEBAGAI SARANA PENGGEMBALAAN
Refleksi Teologis dan Pastoral
Abstract
Gereja pada umumnya mengasosiasikan pelayanan penggembalaan dengan aktivitas-aktivitas seperti mengunjungi jemaat, mengajar kelas katekisasi dan pranikah, atau memberikan konseling kepada jemaat yang membutuhkan. Tidaklah mengherankan jika banyak sumber daya yang digulirkan untuk meningkatkan kualitas dari bentuk-bentuk pelayanan peng-gembalaan di atas. Namun sesungguhnya, ada satu aktivitas utama di dalam gereja yang seringkali luput dilihat sebagai sarana penggembalaan yang paling signifikan: ibadah Minggu. Kealpaan untuk melihat ibadah komunal sebagai sarana pengembalaan adalah intisari pembahasan tulisan ini. Setelah menggali beberapa penyebab yang mungkin dari luputnya perhatian gereja dan rohaniwan dalam menggembalakan jemaat lewat ibadah dan memaparkan pentingnya pelayanan penggembalaan melalui ibadah, penulis menyimpulkan bahwa tindakan pertama dan terutama dalam pelayanan penggembalaan ialah menggembalakan jemaat melalui ibadah minggu.