Identitas Diri Remaja

Persepsi Diri Remaja terhadap Domain Kehidupan, Pentingnya Tuhan, dan Religiositas

  • Evans Garey
Keywords: Remaja, Identitas Diri, Domain Kehidupan, Religiositas

Abstract

Identitas diri adalah persepsi diri individu yang terkait dengan berbagai domain kehidupan yang berpengaruh. Artikel ini melaporkan dua penelitian yang membahas mengenai persepsi remaja Kristen terhadap domain kehidupan mereka. Penleitian pertama membahas mengenai persepsi remaja Kristen mengenai domain kehidupan yang relevan dan penting bagi mereka. Teman dan agama ditemukan sebagai domain kehidupan yang paling relevan, dan keluarga ditemukan sebagai domain kehidupan yang paling penting. Penelitian kedua membahas mengenai persepsi remaja Kristen mengenai pentingnya Tuhan dan tingkat religiositas diri mereka. Tuhan dipersepsikan sangat penting oleh remaja. Mereka juga mempersepsikan diri sebagai religius. Penelitian ini juga menemukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pentingnya Tuhan dengan tingkat religiositas diri remaja. Pembahasan mengenai dampak dari temuan penelitian ini bagi pelayanan dan pendampingan remaja dibahas dalam artikel ini. 

References

Alberts, Chari, Ndileka F. Mbalo dan Christiaan J. Ackermann. "Adolescents' Perceptions of the Relevance of Domain of Identity Formation: A South African Cross-Cultural Study." Journal of Youth and Adolescence 32 No. 2 (Juni 2003): 169-184.

Erikson, Erik H. Identity, Youth and Crisis. New York: W.W. Norton Company, 1968.

French, Doran C., Urip Purwono dan Airin Triwahyuni. "Friendship and the Religiosity of Indonesian Muslim Adolescents." Journal of Youth and Adolescence 40 (Desember 2011): 1623-1633, doi:10.1007 /s10964-0ll-9645-7.

Garey, Evans. Psikologi Remaja. Jakarta: Ukrida Press, 2015.

-----· Youth for a Reason. Unpublished Manuscript, 2014.

Gilman, Rich, Jameika Dooley dan Dan Florell. "Relative Levels of Hope and Their Relationship with Academic and Psychological Indicators among Adolescents." Journal of Social and Clinical Psychology 25 (2006): 166-178. https://guilfordjour­nals.com/doijabs/10.1521/jscp.2006.25.2.166.

Harter, Susan. Self-Perception Profile for Adolescents: Manual and Questionnaires. USA: Arts, Humanities and Social Sciences, Department of Psychology University of Denver, 2012.

Hill, Peter C., Kenneth II. Pargament, Ralph W. Hood, Jr., Michael E. McCullough, James P. Swyers, David B. Larson, dan Brian J. Zinnbauer. "Conceptualizing Religion andSpirituality: Points of Commonality, Points of Departure." Journal for the Theoryof Social Behaviour 30:1, 0021-8308 (December 2001).

Inglehart, Ronald F. "Faith and Freedom: Traditional and Modern Ways to Happiness." Dalam International Differences in Well Being. Diedit oleh Ed Diener, John F. Helliwell, dan Daniel Kahneman. New York: Oxford University Press, 2010.

Keating, Daniel P. "Cognitive and Brain Development." Dalam Handbook of Adolescent Psychology, diedit oleh Richard M. Lerner dan Laurence Steinberg. Hoboken, NJ, US: John Wiley and Sons, Inc., 2004.

Lim, Chaeyoon dan Robert D. Putnam. "Religion, Social Networks, and Life Satisfaction." Journal SAGE (Desember 2010). https://doi.org/10.1177/0003122410386686.

Miller, Patricia H. Theories of Developmental Psychology. New York: Worth Publishers, 1993.

Nurmi, Jari-Erik. "Socialization and Self-Development Channeling, Selection, Adjusment, and Reflection." Dalam Handbook of Adolescent Psychology, diedit oleh Richard M. Lerner dan Laurence Steinberg. Hoboken, NJ, US: John Wiley and Sons, Inc., 2004.

Oman, Doug. "Defining Religiosity and Spirituality." Dalam Handbook of the Psychology of Religion and Spirituality, 2nd, diedit oleh Raymond F. Paloutzian dan Crystal L. Park New York: The Guilford Press, 2013.

Sihole, L. Gambaran Status Identitas pada Remaja Kelompok Tumbuh Bersama (KTB). Jakarta: Universitas Kristen Krida Wacana, 2012.

Published
2016-11-01
How to Cite
Garey, E. (2016). Identitas Diri Remaja. Jurnal Youth Ministry, 4(2), 109-119. https://doi.org/10.47901/jym.v4i2.447