ATEISME:
Penelitian puitis-afektif Mazmur 14
DOI:
https://doi.org/10.47754/jaa.v21i2.714Keywords:
Mazmur ratapan, Mazmur 14, Penelitian puitis-afektif, AteismeAbstract
Angka tren ateisme yang cenderung meningkat akhir-akhir ini memerlukan penjelasan dan respons teologis yang memadai. Artikel ini mengusulkan Mazmur 14 sebagai salah satu respons teologis terhadap ateisme. Telaah terhadap Mazmur 14 sebagai respons terhadap ateisme menggunakan metode penelitian puitis-afektif. Metode penelitian puitis-afektif memiliki fitur-fitur keluhan, perasaan, Allah, dan perubahan suasana teks (mood) dalam penggalian tema sentral Mazmur 14. Penelitian puitis-afektif menghasilkan ateisme yang terdapat dalam Mazmur 14 menggambarkan dua keadaan manusia yaitu manusia yang percaya tidak ada YHWH dan manusia tanpa kepercayaan kepada ’ĕlōhîm. Mazmur 14 menegaskan keterkaitan erat apa yang dipercayai dan apa yang dilakukan. Ateisme modern sebaliknya menolak kaitan teologi dan etika.